Allah itu Istimewa

Arsip : 30.04.2013 18.29
Aku punya dua buah roti dan sepertinya roti itu tidak akan habis jika aku makan sendiri.
Maka dari itu aku ingin membagikannya kepada tiga orang teman lain.

Sebut saja mereka itu Ani, Ina dan Nia.

Potongan roti pertama aku berikan untuk Ani yaitu, 3/6 bagian dari keseluruhan besar roti.
Kemudian dari 3/6 bagian lainnya, aku potong lagi menjadi 2/6-nya untuk Ina.
Dan yang terakhir aku berikan 1/6 sisanya untuk Nia.

Nah, kisah si Nia itulah folosofi dari mengerjakan sholat di akhir waktu.
Jadi kalau kita mengerjakan sholat di akhir waktu, itu berarti sama saja kita memeberikan “sisa”
kepada Allah.
Padahal Allah itu Maha Segalanya, Allah itu istimewa.
Sehingga, Allah yang paling pantas untuk mendapat keutamaan.
Pasti ngga mau kan kalau kita memberi “sisa” kepada Dzat yang telah menciptakan kita?
So, sebelum sisa waktu kita di dunia ini berakhir.
Ayo kita belajar mempersembahkan waktu terbaik untuk beribadah kepada Allah sobat 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s