Muslim yang Menyakiti Muslim lainnya

Bagaimana seorang muslim bisa menyakiti muslim lainnya (nasihat pada diri sendiri).
Bukan hasil akhir yang aku tunggu hingga hanya melenggang dengan duduk manis membiarkan saudaranya memikul beban seorang diri. Aku sama sekali tidak meragukan keahlianmu yang sudah lebih dari cukup memahami setiap ilmu. Toh karena itu masih belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan jalan ini yang membuat hidup seseorang bisa tiba-tiba saja tercekik dan merasa sekarat. Apakah hal itu baik padahal belum tentu menurut Allah. Apakah hal ini tidak baik bagiku padahal sebenarnya inilah yang terbaik dari Allah.
Saudara semuslim yang membiarkan hati saudara lainnya berlumut.. Naudzubilahimindzalik.

Empat bulan yang panjang dan sesak dengan tangis serta haru, inilah mereka, bumbu-bumbu peracik kehidupan..
Antara gladi-Ramadhan-dan tamparan, saat yang lekat lagi tidak bisa dilupakan dengan berbagai sulutan-sulutan api yang membakar ragaku hingga kini menyisakan obsesi. Ditambah lagi dengan peristiwa yang menombak diriku pun terjadi di saat yang bersamaan sejak datang dan berlalunya puasa Ramadhan. Bagaimana tawa meruncingkan sudut kehidupan dan air mata darah adalah balasan yang setimpal terhadapnya.
Antara Sekolah Mentor, agenda tarbawi, dan mobil kaderisasi adalah serendah-rendahnya diri kami di hadapan Allah. Inilah makhluk ciptaan-Mu yang sekedar makhluk bila tanpa kuasa dari-Mu.
Antara PMB dan INDISCO adalah masa di mana binaran-binaran pintu amal kebaikan menjadi kehausan kami untuk selalu melayani-Mu.
Antara Indragiri dan kisah Cakrawala Baca, in syaa Allah Ia memanjangkan jari jemari tangan-Nya kepada kami yang selalu bercita untuk saling membantu dengan sesama.
Antara kampus, tugas, laboraturium, rekruitasi, dan hiruk-pikuk putih biru. Di sinilah banyak di antara kami yang jatuh bahkan terpaksa merangkak dengan gontai hanya bersandarkan kuasa dari-Nya.
Kalau diceritakan bagaimana Allah menimpakan kesedihan dan kebahagiaan bagiku selama empat bulan ini, maka tak akan cukup seisi hati menuliskan bendungan hati terhadap apa yang ingin diutarakan..
Namun pengharapan itu selalu muncul menjadi tantangan dan hanya kematian yang bisa menghentikan urusanku selama di dunia ini.

“Saat kita sudah berusaha, biarkan Tuhan yang bekerja..”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s