Homogen dan Heterogen

Bandung, 30 Januari 2015

Kampus adalah lingkungan yang paling nyaman dan aman, menurutku. Di mana di lingkungan kampus, kita semua bisa memiliki teman dengan banyak kesamaan dengan diri kita sendiri. Sehingga kita merasa bahagia bila bersama-sama dengan mereka.

Hanya kali ini, aku ingin menyinggung mengenai suatu hal yang lebih spesifik lagi, yaitu mengenai kehidupan islami di dalam kampus. Bukan hanya pada civitas akademikanya yang merupakan muslim/ah, tetapi juga kondisi lingkungan kampus yang mendukung bagi muslim/ah untuk beribadah serta menjalankan aktivitas lain dengan tetap memperhatikan nilai-nilai Islam.

Sederhananya saja, ada banyak teman kita yang merupakan seorang muslim/ah di kampus atau bahkan teman dekat (bukan pacar loh ya!) kita pun yang seorang muslim/ah. Setidaknya, kita masih berada di tengah lingkungan yang mayoritasnya berisikan saudara seiman. Atau mungkin yang lebih baiknya bila kita benar-benar memiliki teman yang bisa saling mengingatkan dalam mengamalkan kebaikan atau pun mencegah berbuat kemungkaran. Bersyukur sekali bila di kampus, kita berkumpul dengan orang-orang seperti itu dan malah mumpung di kampus, saatnya kita memperkuat identitas kita sebagai seorang muslim/ah.

Kampus merupakan lingkungan yang homogen. Kebaikan berkubu dengan kebaikan lagi sehingga ia menjadi besar dan mungkin juga ada kebalikannya. Tapi lagi-lagi, namanya juga lingkungan kampus. Tempatnya belajar, yang salah dibenarkan dan yang benar membantu membenarkan yang salah. Setidaknya ada oranglain yang masih peduli dengan kita, entah itu teman, dosen, OB, atau bahkan media kreatif yang ada di kampus yang bisa menjadi pengingat, penasihat, atau jalan turunnya hidayah bagi diri kita, in syaa Allah, aamiin.

Berbeda rasanya bila kita telah meninggalkan dunia kampus. Semua yang telah kita lakukan di kampus mungkin merupakan latihan yang ujiannya tuh berada di dunia nyata/pasca kampus. Aku memang belum lulus kuliah tapi aku pernah mengikuti Kerja Praktik di salah satu perusahaan.

Pengalamannya yaitu rekan-rekan kerja yang terbilang sangat heterogen dari latar belakang pendidikan hingga agama. Ngga bisa semudah itu untuk bisa mendapatkan teman dekat yang memiliki banyak kesamaan dengan kita, di lingkungan kantor. Dibilang, mereka itu lebih beragam. Ada yang sudah Ibu-Ibu atau Bapak-Bapak, sudah tua hingga mau pensiun, ada yang muda dan malah meminta bimbingan dari kita, atau yang sebaya dengan kita namun gaya hidupnya jauh berbeda. Bersyukurlah kalau memang kamu dipertemukan dengan seseorang yang bisa menguatkanmu di kantor tempat bekerja. Kita akan bertanggung jawab sepenuhnya atas diri kita sendiri. Bila salah, harus segera instrospeksi dan belajar memperbaiki atau bila iman sedang turun, apakah ada yang bisa mendorong untuk kembali membangkitkan iman seperti saat kuliah dulu? Porsi gaya dari dalam diri sendiri jauh akan lebih besar dibanding gaya yang berasal dari luar diri kita, untuk membuat diri kita bisa tetap terjaga.

Aku hanya takut. Aku menulis ini pun karena ketakutanku. Aku takut sifat-sifat jahil yang selama ini sudah aku penjarakan akan bisa keluar meloloskan diri akibat lingkungan yang sama seperti saat aku jahil dulu. Aku takut latah, aku takut tidak bisa menahan diri, aku takut kehilangan hidayah yang selama ini telah Allah berikan akibat kelalaianku mengulang itu kembali. Aku takut, sungguh aku takut.

Ya Allah, entah apa yang akan terjadi pada diriku saat bekerja nanti? Atau setelah lulus kuliah nanti? Atau dalam jangka waktu dekat ini? Istiqomahkan aku dalam kebaikan dan khusnul khotimahkan aku di saat Engkau memanggilku.

Tolong ingatkan aku ya Allah, bila waktu yang aku habiskan penuh dengan kesia-siaan. Kembalikan aku pada jalan-Mu yang lurus.

~Aya yang hari ini habis merasakan pengalaman baru (09:11 pm).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s