Mom Is My Everything

Mah, aku pernah amat sangat dekat denganmu yaitu ketika aku masih berada di dalam kandunganmu. Kala itu pembuluh darahmu juga mengalirkan darah untukku dan bahkan oksigen yang kau hirup, kau bagi dua untukku agar aku bisa hidup dan bernafas. Saat itu, ada dua detak jantung di dalam satu tubuh yang sama, yaitu tubuhmu. Suaranya terdengar sangat harmoni, luar biasa, bisa ada dua kehidupan yang sama-sama berjalan saat itu juga. Namun, meski aku berada di dalam kandunganmu, kita berdua memiliki cerita atau jalan hidup yang amat sangat berbeda, sejak lahir hingga nanti menutup mata.

Mah, aku juga pernah merasa jauh darimu. Jauh karena adanya jarak di antara kita, jauh karena adanya ujian di dalam hidup kita, padahal hati kita saling ditautkan oleh Allah sehingga seharusnya kita tidak perlu risau akan takdir ini. Oia, benar kan? Cerita atau jalan hidup kita amat sangat jauh berbeda Mah? Kau berjuang sekuat tenaga di sana seorang diri dan aku pun masih harus terus berjuang sampai dengan detik ini. Meski sesekali kita mendapatkan kebahagiaan yang patut untuk disyukuri dengan sepenuh hati. Mah, Allah amat sangat mencintai kita berdua.

Missing text..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s