Apa yang bisa dilakukan saat ini?

Banyak-banyak membantu oranglain, bermanfaat bagi oranglain..

Punya uang, ya infaq/shodaqoh. Ngga punya uang, tetep diusahain buat infaq/shodaqoh karena hakikatnya beramal di saat sempit itu memang sulit. Hayu berlatih!

Mmm, diri sendiri aja lagi prihatin, gimana bisa berkorban buat oranglain? Fikirnya gitu. Padahal mungkin, Allah akan mengganjar amal shalih yang kita lakukan di saat sempit dengan kebaikan berkali-kali lipat, di dunia maupun di akhirat, aamiin.

Memberikan apa yang kita miliki, meski kita hanya punya sedikit, dan hanya bisa memberi sedikit.

Punya makanan di rumah? Ya inget tetangga, inget temen, inget kerabat. Punya kue, buah, atau apa pun ya tawarin ke temen, ke oranglain. Itu pun salah satu bentuk shodaqoh, jadi ngga selalu harus berinfaq dengan uang.

Ngga punya uang, ngga punya makanan? Bantu oranglain dengan ilmu. Share informasi yang bermanfaat ke oranglain, ngga perlu takut akan ini-itu. Takut rezeki diambil oranglain lah atau apa lah. Semuanya udah diatur sama Allah, udah ditulis dalam takdir setiap orang masing-masing, ngga akan ketuker dan ngga akan berkurang meski hanya sedikit pun. Bantu temen nyelesaiin pekerjaannya, bantu Adik nyelesaiin tugasnya, bantu orangtua nyelesaiin permasalahannya. Dengan ilmu, ilmu apa pun yang telah kita pelajari, kita miliki, diamalkan..

Bantu oranglain, bermanfaat untuk oranglain dengan tenaga kita. Bantu-bantu di rumah, beres-beres rumah, jagain keponakan, dan lain-lain. Shodaqoh dengan tenaga.

Intinya harus selalu berfikir, bagaimana caranya agar bisa bermanfaat bagi oranglain. Jangan biarin badan diem dan kaku. Kebanyakan tidur bikin lemes. Gerak, move, move! Bangun tidur langsung ngerjain sesuatu, biar terbiasa, ngga males-malesan aja.

Karena sesungguhnya kebaikan yang kita berikan kepada oranglain akan menjadi kebaikan untuk diri kita sendiri. Meski ngga langsung kita rasakan. Percaya!

Jadi inget baligho RZ kalau ngga salah, ‘bantu saudaramu, diringankan bebanmu’. Pokoknya singkat, menohok, dan melekat deh kalimatnya.

Oia, udah tau belum bedanya zakat, infaq, dan shodaqoh?

Kalau zakat itu ada aturannya, aturan niat berzakat, aturan waktu berzakat, jumlah zakat, tujuan zakat, penerima zakat. Coba cari lagi informasi yang lebih lengkapnya.

Kalau infaq itu uang yang diamalkan tapi tidak berdasarkan waktu (bisa kapan aja), jumlah (bisa berapa aja), pokoknya ngga ada aturannya.

Kalau shodaqoh itu semua kebaikan yang kita lakukan dihitungnya sebagai shodaqoh. Membantu orangtua menyeberang jalan, shodaqoh. Menyingkirkan paku dari jalan, shodaqoh. Tersenyum kepada saudara sesama muslim pun termasuk shodaqoh. Tapi jangan senyumin yang bukan mahrom yaaa! Kalau itu namanya genit, kaya cewe penggoda aja :@

Ya Allah, semoga Engkau melancarkan rizkiku dan selalu memberi hidayah kepadaku agar bisa terus beramal shalih, aamiin :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s