Menjadi Istri dan Ibu Terbaik seperti Mamah

“Mamah itu istri paling baik yang pernah ada..” kata Kakak iparku beberapa waktu yang lalu (sudah cukup lama). Aku sebenarnya ingin menulis tentang hal ini dari dulu. Tapi, entah karena moody, entah karena kurang ide, atau entah karena hal apa? Rasanya tidak mudah menggambarkan sosok Mamah sebagai istri yang amat sangat taat/berbakti kepada suaminya. Aku… Continue reading Menjadi Istri dan Ibu Terbaik seperti Mamah

Terakhir Kali Bersamanya (Emah, 1)

Sudah dua tulisan yang publish pagi ini dan saya memutuskan untuk menambah jam menulis di blog ini, hanya sampai tulisan ketiga ini selesai. Saya ingin bercerita tentang saat-saat di mana Allah memberikan saya jawaban dari pertanyaan, “Apa sebenarnya makna dari hidup ini? Apa orang-orang kejar dalam hidup ini?” Sabtu, 08 Agustus 2015 saya putuskan untuk… Continue reading Terakhir Kali Bersamanya (Emah, 1)

Neraka

“Zaki, udah pernah masuk neraka belum? Ihhh.. (sambil nyubit) Makanya jangan bandel. Kalau bandel kan dosanya buat diri sendiri, bukan buat orang lain. Kaya Teh Nden ngga punya dosa aja! Ia Teh Nden punya dosa, makanya ngga mau ngebales Zaki padahal mah bisa aja, bisa kalau Teh Nden mau bales ngejahatin Zaki.” Kemudian Zaki langsung… Continue reading Neraka

Mamah, You Are My Everything

Dulu, aku disuapi oleh Mamah, disisiri oleh Mamah, diperhatikan oleh Mamah, dimanjakan oleh Mamah. Kini, aku menyuapi Mamah dengan tanganku sendiri, menyisiri rambut Mamah dengan tanganku sendiri, mem-protect Mamah dengan caraku sendiri, dan ingin selalu ada di dekat Mamah, melihat Mamah dan memberikan semua yang Mamah butuhkan. Dulu juga, aku yang banyak bertanya kepada Mamah… Continue reading Mamah, You Are My Everything