Berlari/Mengumpat dari Takdir Allah

Kamu ngga akan pernah bisa berlari atau sembunyi dari takdir Allah. Meski sekeras apa pun kamu mencoba/berusaha untuk menghindar/mengubahnya. Kamu akan tetap berada di tengah rel, garis hidup, atau takdir Tuhanmu. Kamu kira, kamu pindah ke Karawang atas/berkat usahamu sendiri? Kamu kira, kamu berada di tengah jamaah ini atas keputusan yang kau buat sendiri? Kamu… Continue reading Berlari/Mengumpat dari Takdir Allah

Pesan Sang Murabbiah

Teringat pesan sang murabbiah, “Maksimalkan ikhtiar, maksimalkan doa, dan serahkan sisanya kepada Allah, sepenuhnya..” Mungkin ini adalah ujian, mungkin saat ini aku juga sedang diuji. Selagi belum bisa memaksimalkan pekerjaan maka barang tentu ada hal lain yang dapat dimaksimalkan. Waktuku, sehatku, hartaku, ilmuku, amalku, ibadahku, semuanya hanya untuk-Mu.. “Jodoh, rezeki, mati, kelahiran, semuanya bagian dari… Continue reading Pesan Sang Murabbiah

Tiket Masuk Surga

Allah tidak melihat rupa dan hartamu, melainkan amalmu. Cantik, ganteng, pas-pasan, hitam, putih wajahmu atau kaya, miskin¬†hartamu, semuanya bisa masuk surga karena kriteria untuk menjadi penghuni di sana bukanlah seberapa cantik atau gantengnya¬†wajahmu atau seberapa kaya dan miskinnya hartamu, melainkan seberapa banyak amal shalehmu. Tidak ada yang menjamin bahwa cantik, ganteng, kaya sudah pasti masuk… Continue reading Tiket Masuk Surga

Ketika melihat teman-teman mulai mengepakan sayapnya. Bergabung di kegiatan leadership atau berjuang mencari beasiswa agar bisa study abroad. Aku hanya ingin ini, semoga menjadi pengingat.. Sidang sesegera mungkin, wisuda, tinggal bersama Mamah, bekerja di dekat keluarga (terutama Mamah), berbirul walidain sepanjang hari (terutama kepada Mamah), mengajar ngaji di masjid kompleks di sore hari sepulang kerja,… Continue reading